Kajian pustaka: Keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan
DOI:
https://doi.org/10.37301/esabi.v7i2.89Keywords:
Keanekaragaman burung, Bioindikator, Polusi udara, Ekosistem perkotaan, Kualitas udaraAbstract
Penelitian ini membahas keanekaragaman burung sebagai bioindikator polusi udara di area perkotaan. Polusi udara menjadi masalah lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar, yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan ekosistem. Burung, sebagai komponen penting dalam ekosistem, dapat berfungsi sebagai indikator perubahan kualitas udara karena kepekaannya terhadap polusi. Tujuan dari kajian pustaka ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara keanekaragaman burung dan tingkat polusi udara di lingkungan perkotaan. Beberapa studi terdahulu mengungkapkan bahwa spesies burung tertentu cenderung menghindari area dengan kualitas udara buruk, sementara spesies lainnya dapat bertahan meski dalam kondisi polusi tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yang menganalisis hasil penelitian terkait peran burung dalam memantau polusi udara. Analisis ini melibatkan evaluasi data ekologi burung dan kualitas udara di beberapa kota besar di dunia. Hasil kajian menunjukkan bahwa burung dapat memberikan informasi penting mengenai kondisi lingkungan perkotaan, terutama terkait dengan konsentrasi polutan seperti PM2.5 dan NOx. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan keanekaragaman burung sebagai indikator lingkungan yang efektif dan terjangkau. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyarankan agar keberagaman spesies burung dapat dijadikan salah satu indikator dalam pemantauan kualitas udara perkotaan, sehingga dapat membantu upaya mitigasi polusi udara yang lebih efektif.
References
Astasagita, S. J., Sulistiyowati, T. I., & Irawanto, R. (2024). Keanekaragaman dan Persebaran Flora - Fauna di Bantaran Daerah Aliran Sungai Brantas Kota Kediri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 3(1), 152–158. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/4502
Bhowmick, S. R. (2021). Biodiversity assessment of bird species as bioindicators and the impact of air pollution on the ecological community. International Journal of Pure and Applied Zoology, 9(2), 18-25.
Darracq, A., Bliznick, C., Yeager, R., Turner, J., Prathiba, P., Pease, J., Whiteman, H., Smith, T., & Bhatnagar, A. (2025). Air pollution and greenness independently and interactively influence bird communities in an urban neighborhood. Conservation Science and Practice, 7(10). https://doi.org/10.1111/csp2.70147
de Groot, M., Flajsman, K., Mihelic, T., Vilhar, U., Simoncic, P., & Verlic, A. (2021). Green space area and type affect bird communities in a South-eastern European city. Urban Forestry & Urban Greening, 63, 127212. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2021.127212
Fitriyanti, R., Budiharjo, A., & Widiyani, T. (2024). Keanekaragaman spesies burung di kawasan urban dan rural Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi “SainTek,” 1(2), 1329–1340.
Hutami, A. T., Utami, A. T., Ramadhyanti, D., Sari, D. A. K., Faiqah, J. A., Indriani, L. D., Saputra, M. A., Purwani, Y., & Fitriana, N. (2022). Keanekaragaman jenis burung di taman kota Spatodea dan Tabebuya, Jakarta Selatan. Bioma, 18(1), 32–41. https://doi.org/10.21009/Bioma18(1).5
Jangra, L., Verma, R., & Vats, D. (2024). Assessing Avian Diversity and the Impact of Air Pollution on Ecological Communities in Western Haryana, India. Indian Journal of Ecology, 51(6), 1559-1567. https://doi.org/10.55362/ije/2024/4441
Kusumahadi, K. S. (2020). Analisis keanekaragaman jenis burung di kawasan pantai indah kapuk kota Jakarta Utara. Jurnal Ilmu Dan Budaya, 41(69), 8155-8168. https://doi.org/10.47313/jib.v41i69.892
La Sorte, F. A., Aronson, M. F. J., Lepczyk, C. A., & Horton, K. G. (2020). Area is the primary correlate of annual and seasonal patterns of avian species richness in urban green spaces. Landscape and Urban Planning, 203, 103892. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2020.103892
Li, M., Nabi, G., Sun, Y., Wang, Y., Wang, L., Jiang, C., Cao, P., Wu, Y., & Li, D. (2021). The effect of air pollution on immunological, antioxidative and hematological parameters, and body condition of Eurasian tree sparrows. Ecotoxicology and Environmental Safety, 208, 111755. https://doi.org/10.1016/j.ecoenv.2020.111755
Luna, Á., & Blanch, E. (2024). Seasonal diversity, daily use and behaviour of birds using a green roof in a Mediterranean city. Royal Society Open Science, 11(12). https://doi.org/10.1098/rsos.240761
Nababan, B. R. R., Harianto, S. P., & Setiawan, A. (2021). Diversitas spesies burung dalam penentuan kualitas ruang terbuka hijau di Universitas Lampung. Jurnal Hutan Tropis, 9(1), 30–42. https://doi.org/10.20527/jht.v9i1.10466
Nurhasan, A. U., & Damayanti, V. (2021). Evaluasi fungsi ekologis taman kota dalam upaya peningkatan kualitas ruang perkotaan. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(2), 149–158. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v1i2.479
Oropeza-Sanchez, M. T., Solano-Zavaleta, I., Cuandon-Hernandez, W. L., Martinez-Villegas, J. A., Palomera-Hernández, V., & Zuniga-Vega, J. J. (2024). Urban green spaces with high connectivity and complex vegetation promote occupancy and richness of birds in a tropical megacity. Urban Ecosystems, 28(1), article number 50. https://doi.org/10.1007/s11252-024-01612-3
Peng, L., Liu, Q., Wang, Q., Si, X., Niu, H., & Zhang, H. (2024). Effects of urbanization and vegetation on bird diversity in a megacity of central China. Biological Conservation, 297. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2024.110718
Prihandi, D. R., & Nurvianto, S. (2022). The role of urban green space design to support bird community in the urban ecosystem. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 23(4), 2137-2145. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230449
Re, A. J., Rogers, A. M., Possingham, H. P., & Kark, S. (2024). Bird utilisation of vertical space in urban environments. Diversity, 17(1), 16. https://doi.org/10.3390/d17010016
Tan, J., Zhu, D., Wang, Q., & Wang, M. (2024). Application of passive acoustic technology in monitoring bird diversity in urban park green space: A case study of Chunshen Park in Minhang District, Shanghai. Biodiversity Science, 32(10), 24262. https://doi.org/10.17520/biods.2024262
Sander, M. M., & Tietze, D. T. (2022). Impacts of traffic infrastructure on urban bird communities: a review. Sustainability, 14(24), 16805. https://doi.org/10.3390/su142416805
Sharmin, M., Tjoelker, M. G., Esperon-Rodriguez, M., Katlav, A., Gilpin, A.-M., Rymer, P. D., & Power, S. A. (2024). Urban greening with shrubs can supercharge invertebrate abundance and diversity. Scientific Reports, 14(1), Article number: 8735. https://doi.org/10.1038/s41598-024-58909-8
Wang, D., & Xu, P.-Y. (2024). Urban green infrastructure: bridging biodiversity conservation and sustainable urban development through adaptive management approach. Frontiers in Ecology and Evolution, 12. https://doi.org/10.3389/fevo.2024.1440477
Widodo, F. A. (2012). Keanekaragaman jenis burung serta nilai konservasi berbagai penggunaan lahan perkotaan di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/165606
Widodo, W. (2013). Kajian fauna burung sebagai indikator lingkungan di hutan Gunung Sawal, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 10(1). https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/6374
Yoza, D., S. Somadona, V. Colcherina. 2019. Isyarat Alam Mengungkap Kerusakan Lingkungan (Satwa Burung sebagai Indikator Perubahan Lingkungan). Prosiding Seminar Nasional Pelestarian Lingkungan, 15-21.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dhiya Izzatunnisa, Lula Kamilia Az-Zahra, Hertien Koosbandiah Surtikanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.