Analisis hubungan kegiatan praktikum dengan hasil belajar IPA biologi
DOI:
https://doi.org/10.37301/esabi.v5i2.45Keywords:
Hasil belajar, Kegiatan praktikum, Evaluasi praktikumAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas praktikum dengan hasil belajar biologi siswa SMPN 12 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi sebanyak 104 orang siswa kelas VIII SMPN 12 Padang yang terdaftar pada semester 1 tahun ajaran 2015/2016, dengan sampel sebanyak 82 orang siswa. Variabel penelitian ini adalah aktivitas praktikum dan hasil belajar. Ada dua jenis data aktivitas praktikum, yaitu data aktivitas praktikum IPA Biologi (data primer) yang diperoleh dari angket dan data sekunder dari hasil belajar biologi siswa yang diperoleh dari nilai ulangan harian IPA. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 16.0 dan rumus korelasi product moment Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sub variabel praktikum menunjukkan (4,58) dengan interpretasi tinggi. Pada persiapan praktikum diperoleh nilai (4,64) dengan interpretasi tinggi, pelaksanaan praktikum memperoleh nilai (4,55) dan evaluasi laporan dan praktikum memperoleh nilai (4,55). Analisis korelasi menggunakan SPSS 16.0 dengan rumus product moment diperoleh nilai r = 0,849. Uji korelasi pada taraf 0,01 (2-tailed) berkorelasi secara signifikan. dapat disimpulkan bahwa hubungan antara kedua variabel kegiatan praktikum IPA biologi dan hubungannya dengan hasil belajar pada taraf 0.01 atau 99% menunjukkan hubungan yang positif.
References
Amien, M. (1987). Buku pedoman laboratorium dan petunjuk praktikum pendidikan IPA. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Bumi Aksara.
Aryanty, W. (2015). Pelaksanaan praktikum dan hubungan dengan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Padang Panjang (Skripsi). Universitas Bung Hatta.
Direktorat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan. (n.d.). Pengelolaan laboratorium IPA sekolah menengah umum. Depdikbud.
Diknas. (2007). Manajemen pembelajaran laboratorium dan model penilaian mata pelajaran matematika dan IPA.
Lagowski, J. J. (2002). The role of the laboratory in chemical education. Kagaku kyoiku, 23(12), 4-10.
Rustaman, N., Dirdjosoemarto, S., Yudianto, S. A., Kusumastuti, M. N., Rochintaniawati, D., & Achmad, Y. (2005). Strategi belajar mengajar biologi. UM Press.
Sobiroh, A. (2006). Pemanfaatan laboratorium untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas 2 SMA Se-Kabupaten Banjarnegara semester 1 tahun 2004/2005 (Skripsi). FMIPA Unnes.
Subandijah. (1996). Pengembangan dan inovasi kurikulum. PT Grafindo Persada.
Sudjana. (2012). Metode statistika. Tarsito.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukardi. (2005). Metodologi penelitian pendidikan, kompetensi dan praktiknya. Bumi Aksara.
Suraya, C. (1988). Tinjauan pelaksanaan laboratorium dalam pembelajaran biologi. Alfabeta.
Suryosubroto. (2009). Proses belajar mengajar di sekolah. Rineka Cipta.
Tarmizi. (2009). Manajemen laboratorium. UNP Press.
Wiyanto. (2008). Menyiapkan guru sains mengembangkan kompetensi laboratorium. UNNES Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Gusmaweti Gusmaweti, Tusmiana Tusmiana, Lisa Deswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.